Akhir Cerita Layangan Putus Sangat Memilukan, Ternyata Begini Ending Kisah Aris dan Kinan

Simak akhir cerita Layangan Putus sangat memilukan, ternyata begini ending kisah Aris dan Kinan di web series Layangan Putus. Anda dapat mengikuti akhir cerita Layangan Putus yang sangat memilukan ending dari kisah Aris dan Kinan yang menjadi web series populer di WeTV setiap hari Jumat-Sabtu, jam 18.00 WIB.

Sinopsis Film Layangan Putus
Sinopsis Film Layangan Putus

Selain memuat akhir cerita Layangan Putus, ending kisah Aris dan Kinan, artikel ini juga menyajikan jadwal tayang, serta link nonton yang dapat anda akses secara gratis. Ternyata akhir cerita Layangan Putus, Web Series yang diperankan Reza Rahadian sebagai Aris, Putri Marino sebagai Kinan, Anya Geraldine sebagai Lydia, serta Frederica Alexis, Cull Raque Katie cukup dinanti-nantikan oleh para pemirsa.

Sinopsis Film Layangan Putus

Terlebih memang akhir cerita Layangan Putus juga menentukan babak akhir dari kisah nyata yang digarap dalam sebuah novel oleh Eca Prasetya atau Mommy ASF. Pada akhirnya, akhir cerita Layangan Putus memang sangat memilukan. Inilah ending kisah Aris dan Kinan yang diulas lengkap melalui ulasan dibawah ini.

Berikut ini akhir cerita Layangan Putus menceritakan keluarga yang dibangun oleh 2 orang insan yang saling mencintai dengan rumah tangga yang harmonis, sukses dan romantis harus kandas oleh persoalan orang ketiga.

Selesai mandi, aku segera berpakaian. Ini mandi kelima-ku hari ini. Entah karena gerah atau karena kebutuhanku saat ini. Menyenangkan sekali berada di bawah kucuran air. Air mataku bias dengan jatuhnya air yang menyentuh wajah. Seperti dipijat, kutengadahkan wajahku menghadap shower. Mata, pipi, dan dahi terkena pancuran air terasa nyaman sekali.

Aku sudah segar, rapi dan wangi. Melangkah menuju kamar tidur, kulihat jam dinding sudah menunjukan angka sebelas malam. Anak-anak tersusun rapi terpejam di kasur. Bukan saatnya tumbang, aku bukan layangan putus yang tak tentu arah. PR-ku masih banyak, keempat anak ini punya masa depan yang indah. Aku percayakan semua pada penopangku Allah sang Maha Baik.

Jauh di lubuk hati, doaku untuk mantan suami. Aku tidak mampu lagi menunaikan kewajiban sebagai seorang istri untuknya. Dia resmi bukan milikku sekarang, kulepaskan segala memori perjuangan cinta kami yang dulu.

Aku sudah tidak terikat sebagai istrinya. Semoga ia diberi kesehatan, kelancaran dalam segala urusan. Bukan saatnya memaki. Sampai kapan pun, aku tak boleh bermusuhan. Dia adalah ayah anak-anakku. Kuselipkan namanya dalam doa doaku.

Saksikan kisah selengkapnya Layangan Putus di WeTV [KLIK DISINI].***

***Perhatian , sinopsis ini adalah informasi yang tak resmi dari sejumlah sumber yang diolah. Dan mungkin saja berbeda dengan tayangan aslinya.***

***Perhatian , sinopsis ini adalah informasi yang tak resmi dari sejumlah sumber yang diolah. Dan mungkin saja berbeda dengan tayangan aslinya.* * *

Sumber Artikel 1 : pikiran-rakyat.com

Bagikan:

Leave a Comment

2 × four =